Jane Callista Jadi Juara Kompetisi Menyanyi Di Eropa dan Amerika

Penyanyi cilik Tanah Air Jane Callista berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah menyanyi tingkat dunia. Jane memenangkan dua kompetisi menyanyi dalam waktu yang hampir berdekatan di Eropa dan Amerika.

Pertama, Jane Callista memenangkan kompetisi menyanyi online yang diadakan Chicago International Music Competition 2020, Amerika Serikat. Kedua, artis cilik jebolan Purwa Caraka Music Studio (PCMS) itu juga memenangkan kompetisi The Song International – World Vocal Competition 2020 di Spanyol.

Untuk kompetisi menyanyi di Spanyol, jurinya adalah Valérie Beney (Swiss), Marina Caro (Rusia), Olga Gribkova ( Rusia), dan Montserrat Marti (Spanyol). Mereka adalah tokoh di bidang musik yang gemilang secara akademik maupun praktik.

Jane Callista bercerita, dia menyanyikan lagu musikal dan folk song secara live di ajang tersebut. Dia melakukan pengambilan gambar di ruang auditorium PCMS tanpa ada proses editing sama sekali. Karena sesuai peraturan, semua konten video dari para kontestan tidak boleh ada proses penyuntingan baik gambar maupun suara.

“Kompetisi di Chicago diikuti lebih dari 400 orang peserta dari 22 negara, dan Jane menjadi juara 1 di vocal division 2020,” terang Jane.

Kemenangannya di dua kompetisi tersebut membuat Jane berhak atas hadiah berupa uang dalam bentuk dollar di Chicago. Sementara kompetisi menyanyi di Eropa, salah satu hadiahnya berupa, Jane diundang ke Sea Sun Festival Spain pada Mei 2021.

Jane juga membagikan pengalamannya mengikuti kompetisi online. Dia mengatakan, mengikuti lomba via daring ternyata tidak sesimpel yang dibayangkan orang-orang meskipun tidak bertatap muka secara langsung dengan dewan juri.

“Justru kesulitan sangat tinggi karena harus sempurna di setiap momen. Harus tampil super maksimal agar teknik dan rasa dari lagunya bisa sampai ke Juri yang menonton lewat media layar. Saya tetap mempersiapkan diri sebaik-baiknya karena saya membawa nama negara kita di kompetisi dunia, ” kata Jane Callista.

NOAH Lelang Piringan Hitam Album Keterkaitan Keterikatan

Grup band NOAH melelang piringan hitam dari album terbaru mereka yang berjudul Keterkaitan Keterikatan. Vokalis NOAH, Nazril Ilham alias Ariel menuturkan bahwa piringan hitam ini adalah sebuah persembahan spesial.

Album piringan hitam Keterkaitan Keterikatan edisi spesial ini hanya diproduksi satu piringan hitam saja,” ujar Ariel.

Karena hanya diproduksi satu keping saja, maka penggemar NOAH yang ingin mendapatkannya harus berlomba-lomba dalam sesi lelang yang akan digelar mulai tanggal 1 September kemarin dan akan berakhir pada 16 September mendatang. Harga dibuka di angka Rp 500 ribu dan penawar tertinggi otomatis akan memenangkannya.

Dana hasil lelang piringan hitam ini rencananya didonasikan untuk membantu para kru di industri musik Tanah Air yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Lelang akan ditutup pada tanggal 16 September dan sekaligus akan diumumkan di acara #NoahEightNiversary,” papar Ariel.

Seperti diketahui, album Keterkaitan Keterikatan merupakan album terakhir NOAH bersama sang gitaris Uki sebelum dia memutuskan hengkang.

Terdapat 8 lagu di album ini, yakni Wanitaku, Kupeluk Hatimu, Mencari Cinta, Mendekati Lugu, Menemaniku, Kau Udara Bagiku, My Situation dan Jalani Mimpi.

 

Jay-Z dan Will Smith Bakalan Bikin Serial TV Anti-Rasisme

Halodunia – Serial garapan penyanyi rap Jay-Z dan aktor Will Smith akhirnya mendapatkan tempat tayang. Stasiun televisi ABS siap menayangkan mini seri mengisahkan tentang anti-rasisme tersebut.

Menurut bos stasiun televisi ABC Karey Burke, mini seri bertajuk Women of the Movementtersebut akan memperlihatkan kesedihan sekaligus kekejaman yang terjadi di era silam. Termasuk rasa cinta seorang ibu kepada anaknya.

“Kami terhormat dapat membawa kisah mereka ke ABC yang didukung tim produksi terbaik,” kata Karey, dikutip dari laman Deadline.

Women of the Movement akan bercerita tentang seorang ibu bernama Mamie Till Mobley. Seorang pelopor hak-hak sipil yang memperjuangkan kematian putranya Emmett Till.

Emmett dibunuh dua pria kulit putih setelah dituding mengganggu seorang perempuan kulit putih. Pembunuhan itu terjadi di Mississippi, Amerika Serikat pada 1955.

Kematiannya Emmett memicu gerakan untuk memperjuangkan hak-hak sipil modern, yang mencapai puncaknya di Washington pada Maret 1963. Kemudian membuahkan Undang-Undang Hak Suara dan Undang-Undang Hak Sipil pada tahun 1965.

Jay-Z dan Will Smith telah mengembangkan Women of the Movement selama bertahun-tahun. Pada awalnya, mini seri ini mendapatkan tempat tayang di HBO tetapi terkini mendapat izin bos stasiun televisi ABC.

Episode pertama Women of the Movement akan digarap sutradara Gina Prince-Bythewood. Sementara Jay-Z dan Will Smith yang bertindak sebagai produser merencanakan penayangan mini seri ini pada tahun 2021.

Wonder Woman 1984 Rilis Poster Film Bernuansa Neon MUSIC & MOVIE

Sutradara Patty Jenkins telah membagikan poster terbaru untuk film Wonder Woman 1984, dan mengonfirmasi bahwa trailer baru untuk film ini akan debut di DC FanDome pada Minggu (23/8).

Sekuel hit tahun 2017 yang telah lama ditunggu-tunggu ini akan menampilkan Gal Gadot dan Chris Pine mengulangi peran mereka sebagai Wonder Woman dan Steve Trevor.

Bergabung dengan mereka adalah Pedro Pascal dan Kristen Wiig, yang akan berperan sebagai penjahat Max Lord dan Cheetah.

Seperti judulnya, film ini mengambil latar pada pertengahan 1980-an dan menghadirkan versi karakter yang berbeda dari yang terlihat baik di Wonder Woman maupun Batman V Superman: Dawn of Justice serta Justice League.

Film yang semula seharusnya tayang di bioskop pada Juni tetapi ditunda dua kali karena pandemi virus korona, akhirnya ditetapkan pada tanggal rilisnya pada 2 Oktober.

Alhasil, film tersebut kini menjadi salah satu panel utama di DC FanDome akhir pekan ini.

Poster bergaya retro baru itu disertai dengan keterangan yang mengonfirmasi bahwa trailer baru tersebut akan dirilis di DC FanDome besok.

Poster menampilkan Wonder Woman dengan kostum lengkap terbang ke atas di atas tulisan neon untuk judul film tersebut. Poster tersebut juga mengonfirmasi bahwa Wonder Woman 1984 akan debut di bioskop.

Poster baru ini memperkuat fakta bahwa Jenkins dan tim kreatifnya telah memilih untuk membasahi film ini dengan warna-warna neon khas dekade 1980-an.

Mengingat sudah ada beberapa teaser dan trailer resmi berdurasi panjang yang dirilis, para penggemar berharap bisa melihat sekilas sosok Cheetah yang diperankan oleh Wiig. Di trailer sebelumnya, dia hanya terlihat sebagai Barbara Minerva, dengan tampilan terbaik kostumnya terlihat dalam bentuk mainan yang dijual di Walmart.

Selain Cheetah, tokoh lawan Wonder Woman yaitu Max Lord, juga menarik perhatian. Dikutip dari Forbes, Sabtu, tokoh ini digambarkan sebagai seorang miliarder yang sangat tidak bertanggung jawab, korup, dan identik dengan keegoisan serta keserakahan.