Manfaat Bioglass Mci Indonesia dengan Sebuah Kisah Nyata

Beberapa Manfaat banyak dirasakan masyarakat indonesia dalam menjaga kesehatan dengan memanfaatkan Bioglass.

mulai dari sisi kecantikan dan juga menjaga kesehatan jantung, paru paru dan lain lain. terkait hal hal yang tersebar di media online dalam hal manfaat produk mci indonesia dengan nama Bioglass , menurut saya itu memang tergantung dari pribadi masing masing, contoh saja pernyataan berikut ini

Ada Seorang yang posting di media sosial Instagram dengan menuliskan bahwa ini merupakan Kisah nyata :

sosok didalam foto ini adalah oma dari person tersebut,umurnya sudah hampir 87thn.

kakinya sering sakit dan kalo malam susah tidurnya,napsu makannya kurang….

tapi Sejak menggunakan bioglas kakinya sudah mulai berkurang rasa sakitnya ,Kemudian tidurnya Juga lebih nyenyak, padahal oma tersebut baru menggunakan selama 3 mingguan.

Dari pernyataan Kisah Nyata tersebut bisa disimpulkan bahwa manfaat Bioglass dari MCI Indonesia ini benar benar ada .

Ayo Jaga Kesehatan

Sita E-KTP Plus Blokir NIK Agar Warga Taat Protokol Covid-19

tidak hanya menyita kartu identitas,pemkot juga memblokir e-KTP warg yang tidaak mematuhi protokol k esehatan selama waktu yang sudah ditentukan.tepatnya dua minggu.

tujuannya,memberikan efek jera kepada warga yang melangar protokol Covid-19 terutama bagi yang tidak memakai masker.

wakil sekretaris gugus tugas percepatan penanganaan Covid-19 surabaya irfan widyanto menjelaskan, e-Ktp yang terjaring razia itu langsug di data petugas .otomatis ,datanya akan masuk ke dinas kependudukan da peencataan sipil ( dispendukcapil )”Nomor Induk kependudukan (NIK) langsung di blokir”kaatanya.

akibatnya,warga yang jaring razia tiddak bis membuat E-KTP baru”harus menunggu E-KTP tersebut dikembalikan.yakni selama dua minggu”lanjutnya kalaupun membawa surat kehilangan ,pelanggar tetap tidak dapat buat E-KTP baru lantrn NIK masih terblokir.

tentu saja pemblokiran tersebut  harus dibukadi kantor dispendukcaapil.khusus bagi mereka yang terblokir karena razia, harus ada surat dar satpol pp”meski beralasan kehilanganmereka tetap tidk bisaa mengurus E-KTP baru ”jelas irvan.

sementaara itu, kepala bidang ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat satpol PP surabaya piter frans rumaseb mrngungkapkan bahwa data NIK warga yang terjaring razia langsung masuk aplikasi dan terhubung dengan dispendukcapil, “blokir dapat di buka setelah mereka sidang tipiring di pengadilan ujarnya.

Setelah sidang tipiring,warga bisa menunjukkan buktinya itu ke kantor satpol pp, setelah itu baru di tunjukkan ke dispendukcapil untuk membuka blokir, termasuk memberikan E-KTP yang selama ini di sita petugas.

Jumlah E-KTP yang di amankan petugas cukup banyak, bahkan hampir ribuan, sebagian besar sudah di ambil pemiliknya,tepatnya pada dua minggu atau sesuai dengan waktu yang di jadwalkan.,meski begitu,tidak di munhkiri ada beberapa E-KTP yang belum di ambil, kalau gak di ambil ya tetap masih terblokir meskipun lebih dari 14 hari.”tegas piter”.

Menurut piter, saat ini jumlah warga yang terjaring memang sudah mengalami penurunan.artinya, tingkat kepatuhan protokol hampir mencapai 99 persen.hanya,masih ada beberapa yang tidak membawa masker.sebab,sebaagian besar pelanggaran adaah mereka yang tidak mengenakan masker.

Razia protokol sesuai dengan perwali tersebut akan terus dilakukan,bahkan secara masif,piter menuturkan, jika sesuai rencana bakal diadakan razia besar di seluruh Surabaya,tujuannya adalah ketaatan protokol semakin tinggi,.

Mulai Hari Ini, Presiden Jokowi Perintahkan Kampanye Jaga Jarak

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kampanye 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak terus dilanjutkan.

Bila Kampanye 3M pertama difokuskan pada memakai masker, kini kampanye akan difokuskan pada menjaga jarak yang akan dimulai hari ini, Senin (7/9/2020) hingga 6 Oktober 2020. Kampanye akan dilaksanakan dengan tagline “Ayo Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan”.

“Kemudian yang terkait dengan kampanye selanjutnya, yaitu 3M, itu arahannya adalah kita melanjutkan kampanye yang kemarin, adalah memakai masker, maka akan dilanjutkan untuk menjaga jarak, mulai tanggal 7 September atau hari ini sampai dengan 6 Oktober 2020,” kata Airlangga Hartarto seusai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi untuk Penguatan Reformasi Tahun 2021 di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/9/2020).

Kampanye ini harus digalakkan kembali, menurut Airlangga, karena ada beberapa pendaftaran Pilkada yang terlihat menimbulkan kerumunan banyak orang. Presiden Jokowi telah mengingatkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan aparat penegak hukum untuk mengingatkan sesuai dengan aturan KPU yang sudah ada.

“Jadi itu minta untuk ditegaskan sehingga nanti Pilkada tidak menjadi penyebar atau penyebab klaster baru dari pandemi Covid-19,” ujar Airlangga Hartarto.

Setelah itu, lanjut Airlangga, Kampanye 3M akan dilanjutkan dengan fokus kepada mencuci tangan. Kampanye mencuci tangan dengan tagline “Ayo Cuci Tangan dan Pakai Sabun” akan dilaksanakan mulai 7 Oktober hingga 6 November 2020.

“Kemudian kampanye berikutnya nanti dilanjutkan 7 Oktober sampai 6 November, yaitu ayo cuci tangan dan pakai sabun. Karena tanggal 15 Oktober 2020 adalah Global Handwashing Day,” terang Airlangga Hartarto.

Kampanye itu dilanjutkan, Airlangga mengungkapkan, untuk semakin mencegah penularan Covid-19. Karena berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan, hingga saat ini kasus terkonfirmasi Covid-19 mencapai 194.109 kasus, dengan kasus sembuh sebanyak 138.575 kasus atau 71,4 persen dan kasus meninggal atau case fatality rate sudah mencapai 4,1 persen.

“Dan kalau kita bandingkan dengan global, global mendekati 69 sampai 70 persen. Jadi kita sedikit di atas global. Lebih baik yang sembuh 71,42 persen. Sedangkan yang meninggal kasus fatality rate 41,4 persen atau kalau global 3,26 persen. Namun kita lihat bahwa penyembuhan terus meningkat dan kasus fatality rate itu terus menurun,” jelas Airlangga Hartarto.

Kabar Corona Dunia: Brasil 4 Juta Kasus Positif – Robert Pattinson Kena COVID-19

Kabar Corona Dunia – Virus corona telah menjangkiti 26,5 juta orang di dunia. Episentrum mulai bergeser ke India yang telah menembus 3,9 juta kasus.

Kabar corona dunia lainnya datang dari Brasil. Negeri Samba masih berada di posisi kedua dunia dengan jumlah penderita melampaui 4 juta orang.

Berikut kumparan rangkum kabar corona dunia di sepanjang Jumat (04.09.2020).

Gedung Putih AS akan kembali membuka tur mulai 12 September 2020. Pembukaan dilakukan setelah Gedung Putih ditutup sejak Maret lalu.

Tur hanya akan berlangsung dua hari dalam seminggu, yaitu hari Jumat dan Sabtu. Pengunjung bisa melakukan tur umum ke White House Rose Garden hingga China Room.

Masyarakat yang ingin mengunjungi Gedung Putih harus mengajukan izin kunjungan 21 hari sebelumnya.

Gedung Putih AS akan kembali membuka tur mulai 12 September 2020. Pembukaan dilakukan setelah Gedung Putih ditutup sejak Maret lalu.

Tur hanya akan berlangsung dua hari dalam seminggu, yaitu hari Jumat dan Sabtu. Pengunjung bisa melakukan tur umum ke White House Rose Garden hingga China Room.

Masyarakat yang ingin mengunjungi Gedung Putih harus mengajukan izin kunjungan 21 hari sebelumnya.

Amnesty International (AI) menyoroti banyaknya tenaga medis di Meksiko yang meninggal akibat corona. Menurut AI, kematian tenaga medis di Meksiko merupakan yang tertinggi di dunia, yakni 1.320 orang.

“Berbulan-bulan setelah pandemi, tenaga medis meninggal dengan kecepatan yang mengerikan di negara-negara seperti Meksiko, Brasil, dan AS,” kata Kepala Keadilan Ekonomi dan Sosial di Amnesty International, Steve Cockburn.

Menurut analisis Reuters dalam data pemerintah Meksiko pada bulan Agustus, risiko kematian tenaga medis di Meksiko empat kali lebih tinggi daripada di AS dan delapan kali lebih tinggi ketimbang Brasil.

Jokowi Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Awasi Warga, Ada Apa?

Presiden Jokowi memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis untuk mengawasi warga.

Pengawasan tersebut dinilai perlu dilakukan agar warga dapat meningkatkan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan guna mencegah dan mengendalikan penularan virus corona atau Covid-19.

Jokowi memerintah kepada Panglima TNI untuk mendukung kepala daerah dengan mengerahkan kekuatan TNI untuk melakukan pengawasan pelaksaan protokol kesehatan di masyarakat.

Tapi juga kepada sejumlah menteri dan kepala lembaga lainnya, maupun kepala daerah untuk turut mengawasi penerapan protokol kesehatan.

Menurut Angkie, mereka diminta presiden untuk bersama-sama melakukan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat dan berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Selain itu, Angkie menambahkan bahwa dalam Inpres tersebut, Presiden juga menginstruksikan kepada kepala daerah untuk menyusun dan menetapkan p peraturan gubernur/bupati/wali kota.

Namun demikian, peraturan yang dibuat para kepala daerah tersebut harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip HAM dan disesuaikan dengan kearifan lokal dari masing-masing daerah.

“Presiden terus mengampanyekan kepada seluruh elemen masyarakat untuk taat pada protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan di setiap aktivitas,” tuturnya.

Dalam peraturan kepala daerah tersebut nantinya, juga ada insturksi terkait sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Adapun sanksi tersebut berupa teguran lisan atau tertulis, kerja sosial, denda administrative atau penghentian atau penutupan sementara penyelenggara tempat usaha.

Inpres tersebut sudah ditandatangani Jokowi pada 4 Agustus 2020 dan mulai berlaku pada tanggal dikeluarkan

Masalah Prostat & Kesehatan Pria

KELENJAR PROSTAT

Prostat adalah suatu kelenjar saluran reproduksi, hanya ada pada pria yang terletak diantara buli-buli dan uretra dan mengelilingi lumen uretra. Prostat mempunyai fungsi memproduksi cairan yang ikut bercampur pada semen (air mani). Meskipun kelenjar prostat normal hanya sebesar biji buah salak, tetapi sepanjang hidup pria, prostat dapat menimbulkan gangguan sampai penyebab kematian.

Beberapa gangguan atau penyakit yang dapat timbul pada prostat adalah : prostatitis, BPH dan kanker atau karsinoma prostat.

Pada pria dewasa muda, umur 30 sampai 45 tahun, dapat terjadi gangguan berupa prostatitis, akut atau kronik, bakterial maupun abakterial, sampai pada gejala yang disebut sebagai “prostatodynia”.

Sedangkan prostat sendiri mulai umur 40 tahun secara gradual akan bertambah besar dan pembesaran ini dikenal sebagai BPH. Umumnya pada usia yang lebih tua, prostat dapat berubah menjadi ganas, yang dikenal sebagai kanker atau karsinoma prostat (Ca-Prostat). Semua keluhan yang berasal dari prostat biasanya disebut sebagai simptom saluran kemih bagian bawah (lower urinary tact symptoms = LUTS), yang dahulu dikenal sebagai “protatisme”

PROSTATITIS

Prostatitis adalah kelainan pada prostat yang ditandai dengan adanya inflamasi pada kelenjar prostat dan dapat terjadi mendadak (akut) atau menahun (kronis). Penyakit ini dapat dibagi menjadi beberapa golongan: prostatitis (reaksi radang prostat); pembesaran prostat jinak (BPH) dan kanker atau karsinoma prostat.

Prostatitis biasanya timbul pada pria berumur 25 sampai dengan 50 tahun dan keadaan ini bukan pembesaran prostat karena usia atau karena kanker, dapat karena infeksi, tetapi dapat juga disebabkan bukan karena infeksi.

Prostatitis karena infeksi (Prostatitis bakterial) dapat karena infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh batu saluran kemih, atau dapat karena infeksi dari luar ( urethritis:infeksi urethra, misalnya karena Gonorrhea/GO atau lainnya)

 

Prostatitis non bakterial, bukan karena infeksi, gejala keluhan sama, tetapi tidak dapat dibuktikan adanya kuman. Keadaan ini dapat disebabkan sekunder oleh pasme (kejang) otot sekitar prostat atau kenaikan tekanan uretra (saluran kemih sekitar prostat). Tekanan ini dapat menyebabkan aliran balik urin kearah saluran-saluran didalam kelenjar prostat, dan menyebabkan keradangan kelenjar dan jaringan sekitarnya. Bila terjadi keradangan didalam kelenjar, akan cenderung menjadi kronis dengan periode sembuh dan kambuh.

BPH ( Pembesaran Prostat Jinak)

BPH atau pembesaran prostat jinak dianggap sebagai bagian dari proses pertambahan usia, seperti halnya rambut menjadi putih. Oleh karena itulah dengan meningkatnya usia harapan hidup, meningkat pula prevalensi BPH. Angka kejadian BPH yang simptomatik (bergejala) pada pria umur 40-49 tahun mencapai hampir 15%. Angka ini meningkat dengan bertambahnya usia, sehingga pada usia 50-59 tahun prevalensinya mencapai hampir 25% pada usia 60 tahun 43% dan hingga 90% pada pria diatas 80 tahun.

PEMERIKSAAN FISIK

Pemeriksaan tekanan darah, nadi dan suhu karena dapat terjadi nadi meningkat karena kesakitan pada retensi urin akut, dehidrasi sampai syok pada retensi urin serta urosepsis sampai syok-septik. Pada abdomen periksa apakah buli-buli penuh, pada retensi urin akut penderita kesakitan tetapi pada retensi urin kronis tidak merasa sakit dan urin dapat merembes keluar (inkontinensia overflow). Pada setiap penderita BPH, dokter harus melakukan pemeriksaan colok dubur atau RT (rectal toucher), yang sering disebut juga DRE ( digital erctal examination) dengan memakai sarung tangan (tidak usah steril). Pemeriksaan colok dubur ini sebaiknya dilakukan dalam keadaan buli-buli kosong, jadi bila penderita datang dengan retensi urin, setelah dipasang kateter.

Jangan lupa melihat daerah inguinal, apakah ada hernia inguinalis, baik medial ataupun lateral, karena penderita BPH mengejan, tekanan intra-abdominal meningkat, dan dapat merupakan pencetus timbulnya hernia inguinalis. Selain itu mengejan dapat menyebabkan timbulnya hemorroid.

 

Pemeriksaan tambahan

Untuk pemeriksaan laboratorium, diperlukan pemeriksaan urin meliputi urin lengkap dan kultur (biakan) urin. Dalam urin bisa terdapat hematuria mikroskopik (terutama bila memakai kateter), leukosituria atau piuria. Biakan bisa positif (jumlah kuman lebih besar dari 100.000 per sentimeter kubik (cc), terutama kuman Gram-negatif.

Untuk darah, selain pemeriksaan rutin: darah lengkap, faal ginjal (BUN dan serum kreatinin, faal hati, gula darah puasa dan 2 jam sesudah makan, perlu diperiksakan PSA (prostate specific antigen), meskipun PSA ini tidak terlalu sensitif mendiagnosis Ca-prostat, tetapi pemeriksaan petanda tumor ini dapat membantu meningkatkan kewaspadaan akan kemungkinan adanya keganasan.

Dokter akan memintakan pemeriksaan radiologis seperti foto polos abdomen (BOF: buik overzicht foto), USG (ultrasonografi), dan bila perlu IVP (intravenous pielografi).Pada indikasi tertentu, untuk mengetahui besar prostat (volume atau perkiraan berat prostat), dapat dilakukan TRUS (transrektal ultrasonografi). Tidak jarang BPH dapat menimbulkan terjadinya batu-buli-buli dan hidronefrosis karena lamanya sumbatan dan stasis dari urin.

Bila sudah direncanakan untuk operasi, maka semua pemeriksaan persiapan operasi harus dilengkapi, termasuk EKG, foto thoraks, serta evaluasi pra bedah oleh dokter ahli anestesiologi.

Diagnosis ditegakkan oleh dokter berdasarkan anamnesis (wawancara) termasuk IPSS, pemeriksaan fisik termasuk colok dubur, dan pemeriksaan tambahan yang diperlukan. Setelah ditegakkan diagnosis, maka akan ditentukan pilihan terapi.

Untuk penderita BPH dengan gejala ringan (IPSS sampai dengan 7) tidak memerlukan terapi, hanya perlu kontrol setahun sekali. Sedangkan dengan gejala sedang (IPSS 8 sampai dengan 19) bila keluhan tidak mengganggu penderita dapat diberikan obat-obatan (alfa-bloker, finasterid, atau simptomatis); tetapi bila keluhan mengganggu kehidupan atau pekerjaan sehari-hari, perlu dilakukan tindakan. Juga bila gejala berat (IPSS lebih dari 19) atau telah terjadi retensi urin, terapi adalah tindakan. Yang dimaksudkan tindakan adalah pembedahan, baik bedah terbuka atau bedah endoskopik. Sampai saat ini pilihan tindakan untuk BPH adalah transuretral reseksi dari prostat (TURP). Sedangkan pilhan lain juga merupakan alternatif, tetapi perlu dipertimbangkan manfaat dan kerugiannya, dipandang dari segi kualitas hidup penderita, sosial maupun ekonomis. Pilihan tindakan lain adalah TUR laser (misalnya dg Green Light Laser / GLL).

Disfungsi seksual pasca TURP

Ejakulasi retrograd adalah disfungsi seksual yang paling sering dikeluhkan penderita. Kira-kira 70% kasus TURP akan menderita retrograd ejakulasi, tetapi apabila penderita dan pasangannya telah diberikan informasi yang memadai, hal ini tidak terlalu mengganggu, dan dapat diterima. Oleh karena itu, sebaiknya semua penderita pra-bedah TURP diberikan informasi akan kemungkinan  terjadinya ejakulasi retrograd pasca TURP.

Keluhan impotensi atau disfungsi ereksi didapatkan pada beberapa penderita. Penting diketahui apakah pra TURP sudah ada disfungsi ereksi. Sampai sekarang masih belum jelas apa yang menyebabkan disfungsi ereksi pasca TURP, jadi ada kemungkinan faktor psikogenik memegang peranan. Keadaan ini dapat diatasi dengan konsultasi, sildenafil (bila tidak ada kontra-indikasi), atau injeksi intrakavernosa, dan bila perlu prostesis penis. Konsultasikan dengan dokter anda, hati-hati dengan obat-obat palsu atau obat yang belum direkomendasikan dokter.

Akhir akhir ini tersedis pengobatan pnambahan hormon pria: testosteron, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anda, karena meski telah tersedia secara luas (tablet, oles, maupun injeksi) testosteron berperan dalam perkembangan prostat dan kanker prostat, sampai saat ini masih dalam penelitian dan pengawasan yang intensif. Belum diketahui efek jangka panjang, beberapa penelitian belum dikonfirmasi.

RINGKASAN

  1. BPH adalah bagian dari proses menjadi tua dan masalah kualitas hidup pria
  2. Untuk pengobatan BPH, tergantung dari seberapa beratnya gejala, dan seberapa terganggunya penderita dengan adanyan gejala tersebut
  3. Tersedia obat-obatan untuk mengatasi gejala pembesaran prostat, tetapi harus dengan resep dan pengawasan dokter
  4. Pemeriksaan laboratorium harus dikonsultasikan ke dokter
  5. TURP adalah terapi pilihan untuk BPH yang memerlukan tindakan atau pembedahan
  6. Pola hidup atau lifestyle sangat penting dalam menjaga kesehatan pria

Atrial Fibrillation – Penyakit Kelainan Irama Jantung yang merupakan Epidemic Global

Atrial fibrillation (AF) adalah kelainan irama jantung yang paling banyak didapatkan, bahkan saking banyak kejadiannya AF sudah menjadi penyakit epidemik global. AF terutama didapatkan pada orang tua, baik dengan atau tanpa kelainan jantung struktural. AF yang didapatkan pada jantung yang normal disebut sebagai lone AF, dan cukup sering didapatkan pada orang muda. Akhir-akhir ini terdapat peningkatan kejadian lone AF, terutama di daerah perkotaan.

 

AF ditandai dengan denyut jantung yang ireguler, dengan frekuensi denyut bisa lambat (kurang dari 60 kali/menit), normal (antara 60 – 100 kali/menit) atau cepat (lebih dari 100 akli/menit). Umumnya pasien merasakan berdebar dan mudah lelah. Berdebar semakin terasa pada saat peningkatan aktifitas fisik. Denyut jantung yang tidak teratur menimbulkan rasa yang sangat tidak nyaman dan mengganggu. Iregularitas denyut jantung ini akan membawa konsekuensi klinis yang sangat penting, karena menyebabkan kecenderungan terjadinya bekuan darah di dalam jantung. Bekuan darah yang terbentuk di dalam jantung sangat berisiko berpindah ke organ lain pada saat jantung berdenyut. Jika gumpalan tersebut pindah ke daerah otak maka dapat menimbulkan sumbatan pada pembuluh darah di otak, dan ini dapat menimbulkan bahaya stroke. Sumbatan oleh bekuan darah di tempat lain juga mengakibatkan keadaan yang berbahaya, seperti kegawatan perut bila terjadi sumbatan pembuluh darah ke perut, gagal ginjal jika pembuluh darah ke ginjal yang tersumbat.

AF dapat dibedakan menjadi paroxysmal, persistent dan permanent  berdasarkan kemungkinan pengembalian ke irama normal (irama sinus). Paroxysmal AF adalah bentuk yang paling ringan, dimana AF hilang timbul secara spontan. Persistent AF hanya dapat dikembalikan ke irama sinus dengan pemberian obat atau dengan tindakan medis tertentu, sedangkan permanent AF tidak dapat lagi disembuhkan. Oleh karena itu penting mengetahui AF lebih dini agar keadaan permanent dapat dicegah.

Ada dua hal yang penting dalam pengobatan AF, yaitu mengobati kelainan iramanya itu sendiri dan pencegahan komplikasi pembentukan bekuan darah. Untuk yang disebut terakhir dapat dilakukan dengan minum obat-obat antikoagulan, yaitu obat yang mencegah terbentuknya bekuan darah. Pemberian obat semacam ini memerlukan kontrol tingkat keenceran darah yang baik, melalui pemeriksaan laboratorium berkala. Irama AF-nya sendiri dapat dikelola dengan 2 macam pendekatan, yaitu dengan mencegah supaya frekuensi jantung tetap normal walaupun tidak reguler dan yang kedua dengan cara merubah kembali irama AF menjadi irama sinus. Keduanya dapat dilakukan dengan obat-obatan, akan tetapi jika gagal dengan obat maka tindakan ablasi merupakan pilihan. Ablasi adalah tindakan invasif untuk memperbaiki sistem listrik jantung yang terganggu pada kelainan irama jantung/aritmia. Irama jantung yang merupakan hasil akhir dari kerja sistem listrik jantung akan kembali normal setelah tindakan ablasi. Pemasangan alat pacu jantung sering diperlukan pada AF dengan frekuensi jantung yang terlalu lambat.

Beberapa keadaan dapat mencetuskan terjadinya AF pada orang yang memiliki kecenderungan kearah itu, yaitu keadaan stress, cafein, obat-obatan tertentu, dan penyakit tiroid. Hipertensi merupakan penyakit penyerta yang paling sering didapatkan pada penderita AF, dan kontrol tekanan darah yang baik terbukti menurunkan kejadian AF.

Maka perlu diingat bahwa AF adalah masalah kesehatan jantung yang ada dihadapan kita dan membawa konsekuensi klinis yang cukup besar. Mengenali, mencegah dan mengobati AF dengan benar akan membawa pada perbaikan kualitas hidup.

Baca Juga: Bioglass Bohong Semua Wajib Tahu Klarifikasinya

Pernah Depresi atau Sering? Berikut Penjelasannya

Tiba-tiba Anda merasa bersedih, merasa sendiri, dan tak ingin melakukan apa-apa. Hati-hati, jangan-jangan ini pertanda depresi.

Mungkin yang Anda alami di atas termasuk gejala depresi. Apa itu depresi? Gangguan mood, kondisi emosional berkepanjangan yang mewarnai proses berpikir, berperasaan dan berperilaku seseorang.

Seseorang yang depresi memperlihatkan perasaan tidak berdaya dan kehilangan harapan, disertai perasaan sedih, kehilangan minat dan kegembiraan. Selain itu yang bersangkutan juga kehilangan energy, sehingga kelihatan mudah lelah dan malas beraktivitas.

Apa penyebabnya?
Tidak ada penyebab utama tunggal pada gangguan depresi. Setiap orang dapat mengalami depresi karena berbagai penyebab dan karena berbagai pencetus yang berbeda. Paling tidak ada 3 model penjelasan etiologi depresi: model biopsikososial (the biopsychosocial model), teori dari sistem (theory of system) dan model diatesis-stres (the diatheses-stress model).

Model biopsikososial menjelaskan penyebab depresi terjadi interkoneksi dan interdependen dari faktor biologis, psikologis dan sosial. Model ini dapat efektif memprediksi terjadinya, keparahan dan kronisitas dari depresi dan memberi informasi subtipe berdasar biopsikososial.

Model diatesis-stres menjelaskan tentang hubungan antara penyebab potensial depresi dan derajat kerentanan individu untuk bereaksi terhadap penyebab tersebut. Model ini menjelaskan bahwa individu mempunyai kerentanan atau predisposisi untuk menjadi depresi pada berbagai derajat. Model ini mendukung bahwa mempunyai kecenderungan bawaan untuk menjadi depresi saja tidak cukup untuk mencetus terjadinya penyakit, tetapi harus berinteraksi dengan kejadian kehidupan yang stres (stressful life events) baik yang bersifat sosial, psikologis atau biologis untuk terjadi onset gangguan depresi.

Makin besar kerentanan bawaan pada seseorang, makin sedikit stresor lingkungan yang diperlukan untuk menjadi depresi dan sebaliknya. Sebelum dicapai sejumlah stresor yang melampaui batas kritis, maka individu secara umum dapat berfungsi normal dan kerentanannya dikatakan latent atau tersembunyi. Dampak dari stresor berbeda pada orang yang berbeda. Setiap stresor mempunyai dampak pada individu dalam dinamika yang unik. Sehingga menurut hipotesis diatesis-stres, maka faktor biologi secara khas berfungsi sebagai diatesis, faktor psikologis sebagai diatesis atau stresor dan faktor sosial berfungsi sebagai stresor atau pencetus.

Teori biologi dari depresi sering untuk mudahnya dikatakan sebagai ketidakseimbangan neurokimiawi atau neurotransmitters serotonin, norepinephrin dan dopamin serta yang akhir-akhir ini diduga juga terlibat pada depresi adalah glutamat dan amino butyric acid (GABA). Walaupun biokimiawi otak terlibat, namun penjelasan ini terlalu sederhana. Bahkan bila hanya melihat dimensi biologis dari depresi, otak mempunyai banyak lapisan dari kekompleksan. Penurunan produksi serotonin dapat menyebabkan depresi pada sebagian orang dan menyebabkan suasana perasaan murung, putus asa, hingga pikiran bunuh diri. Individu yang mengalami perasaan depresi, mengalami kadar norepinefrin yang menurun, demikian pula keadaan serotonin yang rendah mencetuskan penurunan kadar norepinefrin yang akhirnya menjadi depresi. Individu yang mengalami episode depresi yang multiple mempunyai saraf norepinefrin yang lebih sedikit daripada yang tidak pernah mengalami depresi.

Norepinefrin membantu mengenal dan merespon keadaan stress, sehingga diduga bahwa kerentanan terhadap depresi disebabkan karena system norepinefrin yang tidak mampu mengatasi stres dengan efisien. Kadar dopamin yang rendah menyebabkan individu tidak mempunyai gairah dan rasa senang terhadap aktivitas yang biasanya dilakukannya.

Genetik. Kembar identik berisiko 76% untuk menjadi depresi, sedangkan saudara tidak kembar hanya 50% risiko menjadi depresi bila ada salah satu saudaranya depresi. Penelitian pada kembar identik yang dipisahkan dan salah satunya dibesarkan oleh keluarga lain, maka bila salah satu kembar mengalami depresi, maka kembar lainnya juga berisiko menderita depresi sebesar 67%.

Risiko mengalami depresi mayor adalah 1,5-3 kali lebih tinggi di antara keluarga tingkat pertama dari pasien dibandingkan dengan keluarga tingkat pertama dari yang tidak depresi. Dengan kata lain orang yang mempunyai saudara atau orangtua depresi berisiko 3 kali untuk menjadi depresi dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai riwayat depresi pada orangtua atau saudara. Pada keluarga yang peminum alkohol juga berisiko lebih tinggi untuk menjadi deperesi dibandingkan populasi normal.

Teori kognitif mengatakan bahwa orang orang dengan depresi cenderung mencerna persoalan hidup dari sisi gelapnya, memandang pesimis terhadap masa depan, berpikir negative tentang diri sendiri dan orang lain. Orang dengan depresi kurang dapat berpikir objektif dan rasional, pikiran otomatisnya didominasi oleh tema tema ketidakberdayaan.

Bagaimana Tanda-Tanda Depresi ?
Depresi merupakan respons mental seseorang dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Depresi muncul disaat semua masalah menumpuk di otak dan seseorang tak tahu bagaimana cara mengatasinya. Sebagian besar orang tak merasakan gejala depresi, namun bila memuncak akan timbul perasaan yang tak bisa dihindari.

Bagaimana gejala depresi?

  • Merasa sedih, murung, suasana hati kosong
  • Kehilangan energi, perasaan letih, lemah,lesu
  • Kehilangan minat dan kegairahan terhadap berbagai aktifitas yang sebelumnya disukai
  • Merasa bersalah dan tidak berguna
  • Gelisah, insomnia, atau sebaliknya tidur berlebihan
  • Rasa pesimis, putus asa, hingga Ingin bunuh diri
  • Perubahan pola tidur
  • Masalah pada perubahan berat badan, bisa turun atau naik
  • Tidak mampu berkonsentrasi
  • Sering lelah, tidak berenergi
  • Mudah sakit kepala dan mengalami ganggian pencernaan, namun tidak respon terhadap pengobatan.

Depresi Vs Kesehatan Fisik

Depresi dapat memengaruhi kesehatan fisik kita. Tidak percaya? Kecemasan yang berlebihan akan memacu hormon tertentu dalam tubuh, menyebabkan denyut jantung meningkat dan tekanan darah berlebihan. Depresi juga dapat menurunkan daya tahan tubuh, akibatnya tubuh gampang terkena penyakit. Selain itu, depresi memengaruhi metabolism gula darah di dalam tubuh, depresi juga menurunkan gairah seksual.

Bagaimana menghadapi depresi?

Penderita depresi membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar, dan masyarakat terkecil di lingkungan kita tinggal adalah keluarga. Keluargalah obat yang paling tepat dalam masalah gangguan jiwa seperti depresi. Anak-anak pun tak luput dari gangguan kejiwaan, karena ketidakmampuan mereka untuk menangani masalah yang dihadapi. Seorang anak masih sangat terbatas dalam memahami masalah dan menyelesaikan masalahnya. Kalau perempuan lebih banyak karena justru merekalah yang menjadi baban tumpuan dari penyelesaian masalah. Sementara jalur mereka untuk melepaskan beban jauh lebih sedikit dan terbatas dibandingkan kaum laki-laki, bahkan perempuan seringkali dituntut mampu menjadi problem solver dari semua masalah.

Yuk cegah depresi

  • Pola hidup teratur: istirahat cukup (6-8 jam sehari) dapat menurunkan tingkat depresi.
  • Pola makan seimbang agar stamina tubuh terjaga.
  • Olahraga dan rekreasi adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya depresi.
  • Sikap hidup yang positif, dengan berpikir rasional dan obyektif akan mencegah gejala depresi.
  • Memiliki planning yang rasional dalam hidup, dan dapat menerima kondisi yang tak mungkin dapat diubah.
  • Memiliki kerabat atau sahabat yang dapat sewaktu waktu saling berbagi dan saling membantu.
  • Memiliki me time alias waktu untuk diri sendiri, di antara kesibukan yang padat.
  • Lakukan kegiatan seperti spa, meditasi, yoga, dan relaksasi.

Mengembangkan kehidupan spiritual seperti; belajar lebih memahami diri sendiri, belajar mengerti orang lain, dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Bila gangguan depresi tak juga membaik, konsultasikan dengan psikiater, agar dapat segera diberikan pertolongan.

Referensi:
1.Rice P.L. (1999) Stress and Health, 3rd Edition, Brookes/Cole.
2.Kartono, Kartini. 2002. Patologi Sosial 3, Gangguan-gangguan Kejiwaan. Jakarta: Rajawali Pers.

Cara Aman Mengosumsi Kacang Tanah untuk Pasien Diabetes

Kacang tanah berasal dari keluarga kacang-kacangan. Olahan makanan kacang tanah seperti selai dan bumbu kacang juga sering dikonsumsi. Bicara soal kacang tanah, bolehkah pasien diabetes mengosumsi kacang tanah?

Kacang tanah bukanlah karbohidrat yang buruk dan tidak akan memengaruhi kadar gula darah secara negatif. Dilansir dari Times Now News, Kamis (20/8), menurut National Peanut Board, penderita diabetes dapat mengonsumsi kacang tanah dalam bentuk biji dan selai. Asalkan tidak memiliki riwayat alergi.

Baik kacang tanah maupun selai kacang memiliki indeks glikemik yang rendah yakni 13-14. Sehingga aman untuk pasien diabetes. Bagaimana cara memasukkan menu kacang tanah untuk pasien diabetes? Meski begitu, tetaplah harus berkonsultasi dengan dokter untuk mengatur batasan porsinya.

1. Dipanggang

Panggang kacang kering. Masukkan dalam salad, tambahkan sayuran seperti bawang dan tomat, perasan lemon dan bumbui. Ini bisa berfungsi sebagai sarapan cepat.

2. Sandwich

Selai kacang adalah sumber lemak sehat, dan sangat bagus untuk menurunkan berat badan. Atau bisa sebagai camilan diet diabetes. Anda bisa membuat sandwich dengan roti gandum sebagai camilan.

3. Smoothie dan Minuman

Campurkan kacang tanah pada minuman baik smoothie atau minuman lainnya. Kacang tanah juga memberi efek antioksidan tepat di awal hari.

Kenali 4 Tipe Diabetes dan Cara Mendeteksinya Selain Lewat Tes Darah

Penyakit diabetes saat ini semakin banyak diderita kaum muda karena gaya hidup tak sehat. Diabetes tipe 2 adalah penyakit yang dipengaruhi oleh pola makan tak sehat. Kondisi itu memicu lonjakan gula darah tak terkendali.

Ahli Endokrin dr. Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD, FES mengatakan, penyakit diabetes adalah ‘ibu dari segala penyakit’. Artinya penyakit ini bisa menjadi ancaman komplikasi bagi penyakit lainnya.

“Dulu diabetes artinya dari bahasa Yunani adalah artinya Mengalir. Pada 5 ribu tahun yang lalu. Kemudian ada seorang dokter pada tahun 1.425 yang menambahkan dengan kata Melitus yang artinya Manis. Jadi diabetes melitus adalah air yang mengalir manis seperti madu,” katanya dalam konferensi pers virtual baru-baru ini.

Menurut dr. Roy, diabetes terdiri dari 4 tipe. Yaitu diabetes tipe I umumnya diderita oleh seseorang yang masih anak-anak. Mereka tak bisa hidup jika tak memakai insulin (hormon yang keluar dari pankreas). Pankreasnya tak berfungsi.

Lalu diabetes tipe II dimulai pada seseorang dengan umur lebih besar. Perut lebih gemuk. Sehingga timbul kondisi insulin menjadi resisten. Mulailah kadar gula melonjak.

Lalu tipe III adalah diabetes yang tak diketahui atau tak bisa dikategorikan masuk dalam tipe 1, 2, atau 4. Dan diabetes tipe IV terjadi pada seseorang yang sedang hamil mengalami kondisi lonjakan gula darah. Kemudian setelah hamil selesai, gula darah kembali turun.

“Maka periksa gula darah puasa Anda. Puasa 10 jam, lalu ambil darah,” tegasnya.

“Kalau gula darah Anda di atas 126 mg/dL ke atas, sudahlah, selamat datang di dunia diabetes,” tambah dr. Roy.

Dia menambahkan selain tes darah, bisa juga menguji seseorang terkena diabetes dengan meminum minuman manis dengan gula 75 gram. Jika pankreasnya resisten insulin, maka dia terkena diabetes.

“Tes saja, suruh minum gula, dikasih 75 gram klepek-klepek. Sudah pasti diabetes. Ciri khasnya pankreas enggak bekerja,” katanya.

Dan ingat, di Indonesia, seseorang dalam kondisi pre-diabetes sangat banyak. Adalah mereka yang tak sadar sudah nyaris terkena diabetes dan rentan terkena diabetes jika pola makan tinggi gula, garam, dan lemak tak diubah. Dan hidup yang kurang gerak juga memicu kondisi ini.

“Pre diabetes itu gula darahnya antara 101-126 Mg/dL. Itu banyak banget di Indonesia. Indonesia paling banyak nomer 3 di dunia dengan kasus Pre-diabetes,” jelasnya.

Baca Juga: Catat Menu Sarapan yang Aman Bagi Pasien Diabetes

Jangan Menunggu Gejala

Seseorang yang terkena diabetes umumnya merasakan gejala seperti sering terbangun tengah malam untuk buang air kecil. Sering lapar. Sering haus. Pandangan mata kabur. Dan berat badan turun drastis. Sedangkan untuk seseorang dengan kondisi pre-diabetes, hampir tidak sadar dengan gejala ini.

“Maka saya selalu katakan, jangan menunggu gejala itu muncul. Ubahlah gaya hidup kita, batasi dan cek gula darah,” tegas dr. Roy.

Jika kita punya faktor risiko 2 hal misalnya keturunan dari orang tua dan kegemukan, maka cek gula darah 2 kali setahun. Dan jika punya faktor risiko lainnya, cek gula darah 3 kali dalam setahun.