Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya (Bacawawali) Mujiaman menghadiri istighosah jamaah warga Dukuh Pakis pada Senin (21/9). Sosok yang juga pernah menjadi direktur Utama PDAM Surya Sembada itu bicara soal wilayah pembangunan Surabaya.
Mujiaman mengungkapkan, selama ini, pembangunan seringkali terpusat di jalan utama pusat kota. Padahal, menurut dia, pembangunan seharusnya dari kampung.
”Saya lima periode jadi ketua RW mengajukan ke musrembang untuk pembangunan jalan. Tapi nggak pernah ada jawaban,” ujar Mujiaman.
Dia mengatakan, sudah saatnya pembangunan diawali dari kampung. ”Kalau pembangunan dari kampung, Surabaya bisa lebih maju,” kata Mujiaman.
Menurut dia, kampung dan wilayah permukiman di Surabaya dibandikan dengan Korea, perbedaan terlihat jauh. Padahal di Korea tidak ada gotong royong seperti di sini. Selain itu, kesenjangan terlihat di kampung. Bahkan ada wilayah kumuh bersinggungan dengan apartemen yang gemerlapan.
”Kalau nggak ada politik anggaran seperti 150 juta per kampung, pasti nggak bakal ada perubahan. Kalau pembangunan didasarkan pada pengembangan warga dari kampung dan RT, pasti nggak ada kesenjangan. Jadi semua adil dan bisa merasakan hal yang sama,” papar Mujiaman.
Dia mengatakan, APBD Surabaya dapat mencukupi kebutuhan pembangunan warga. Menurut dia, selama ini pembangunan kurang memperhatikan masyarakat pinggiran. Padahal, membangun Surabaya harusnya merangkul semua pihak.
”Misalnya, kalau membangun dan mendampingi RT untuk mengembangkan perekonomian, pendidikan dan UMKM, jadi Pemerintah bisa lebih membangun,” kata Mujiaman.
Mujiaman menambahkan, bila pemerintah tahu kondisi masyarakat, pembangunan bisa lebih meluas dan merata.
Dalam istighosah yang dihadiri ratusan orang dengan protokol kesehatan ini, Mujiaman juga mengatakan, Surabaya harus makin berkembang. “Pusat budaya, pusat agama, dan pusat perekonomian. Saya rasa tidak bisa bila hanya wali kota atau pemerintah. Tapi harus semua warga,” tutur Mujiaman.
Dalam kesempatan itu, Mujiaman bercerita bahwa dirinya pada Mei positif Covid-19. ”Saya saat itu sering gerak dan berjemur. Jadi alhamdulilah lebih cepat sembuh dan sehat,” ujar Mujiaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here