Setiap daerah tentu punya budaya yang beda. Termasuk di antaranya mengenai kebiasaan orang-orangnya. Surabaya adalah daerah yang terkenal dengan budaya arek-nya. Orang-orang Surabaya terkenal tegas dan ceplas-ceplos. Tapi mereka juga punya tingkat solidaritas dan persahabatan yang tinggi. Kalau kemu berniat untuk tinggal di Kota Pahlawan ini, list Kebiasaan Unik Warga Surabaya Yang Perlu Kamu Tahu ini akan membantu!
1. Suka Misuh

Surabaya punya banyak kata-kata khas! Dibandingkan dengan orang Jawa daerah Jawa Tengah, Jogja dan Jawa Timur bagian Selatan, orang Surabaya memiliki logat yang lebih keras. Kata yang paling terkenal tentu saja: jancok! Bagi orang-orang yang tidak tahu, kata jancok seringkali dianggap kotor. Padahal bagi orang Surabaya, biasa aja tuh. Kata tersebut baru akan dianggap kasar dan kotor ketika benar-benar diucapkan dengan nada tinggi yang penuh emosi. Di lain sisi, orang-orang Surabaya sering menggunakan kata jancok atau cok untuk bercanda, panggilan persahabatan, menyatakan kekaguman atau seruan. Ketika kamu baru tinggal di Surabaya, dijamin teman-temanmu akan mengajari kata ini. Hahaha!
2. Suka Nongkrong di Warkop

Kebiasaan Unik Warga Surabaya Yang Perlu Kamu Tahu lainnya adalah kegemaran mereka untuk ngumpul di Warkop. Warkop adalah warung yang menjual kopi, rokok, nasi bungkus serta minuman dan gorengan. Di beberapa daerah, kamu bisa dengan mudah menjumpai deretan Warung Kopi. Herannya, semua Warkop selalu dipenuhi oleh orang-orang. Sajian khas Warkop adalah kopi giras. Rasa dan efek melek kopi ini nggak kalah lho dibandingkan dengan kopi-kopi di mall yang harganya selangit. Harganya murah meriah, paling mahal mungkin cuma lima ribu. Sambil minum kopi, orang-orang betah berlama-lama ngobrol ngalor-ngidul di sini. Banyak Warkop yang buka 24 jam bahkan menyediakan faslitas wifi. Asik banget kan?!
3. Makan Nggak Afdol Tanpa Sambel

Siap-siap kalau kamu nggak doyan pedes! Rata-rata makanan Surabaya selalu terasa gurih dan pedas. Walaupun nggak pakai sambel, cabe rawit adalah komposisi yang selalu wajib ada di masakan Surabaya. Lebih lanjut, orang Surabaya emang doyan banget makan sambel. Sambel di Surabaya terasa nampol karena selalu ditambahi terasi goreng. Makin mantep kalau makannya pakai tangan kosong alias muluk. Kuliner khas Surabaya juga nggak bisa lepas dari yang pedes-pedes, contohnya Penyetan Bu Kris, Sambel Bu Rudi, sambel pencit dan Nasi Goreng Jancuk.
4. Sayang Dengan Walikotanya

Siapa yang nggak tahu dengan Risma Triharini? Prestasinya sebagai walikota terbaik emang nggak cuma pencitraan aja. Dia memang bekerja keras untuk mengubah wajah kota Surabaya menjadi seperti sekarang. Setiap kali ada masalah, Bu Risma selalu sigap turun ke lapangan. Dia juga nggak segan marah-marah kalau memang ada yang nggak bener. Oleh karena itu , seluruh Surabaya selalu menghormati walikotanya. Setiap ada berita tentang Risma di media, warga Surabaya selalu ikutan bangga. Nggak heran kalau dia berhasil terpilih lagi jadi Walikota Surabaya. Duh, Bu Risma emang orang nomer satu di Surabaya dan di hati warganya.
5. Orang Surabaya Nggak Sungkan

Orang Surabaya terkenal tegas dan nggak sungkan-sungkan untuk ngomong sesuai dengan hatinya. Jadi jangan suka makan hati dengan kata-kata yang kamu denger. Walaupun kesannya ceplas-ceplos mereka nggak bukan tipe orang yang pendendam kok. Apa yang orang Surabaya seruin biasanya merupakan reaksi spontan mereka. Kalau misalnya kamu tersinggung, nggak ada salahnya juga untuk langsung ngomong ke mereka. Rata-rata orang Surabaya asik kok diajak berteman dan seru-seruan!
6. Suka Emosi Di Jalan
Salah satu Kebiasaan Unik Warga Surabaya Yang Perlu Kamu Tahu adalah tempramennya di jalan. Akhir-akhir ini jalanan Surabaya padet banget. Karena itu, orang-orang di jalan jadi suka tempramen. Suara klakson yang bersaut-sautan adalah hal yang sangat lumrah. Beberapa detik sebelum lampu hijau nyala, orang Surabaya udah langsung pencet klakson. Wah, wah, wah. Mungkin karena mereka sudah keburu pengen nyampe rumah kali, ya! Buat kamu yang belum kebiasa sama macetnya kota besar, hati-hati ya kalau nyetir di jalanan Surabaya pas jam-jam padet.
Baca Saja: MCI Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here