Jember – Sebuah iring-iringan mobil ambulans yang mengangkut jenazah terkait Covid-19, mengalami kecelakaan beruntun di Jember, Jawa Timur. Mobil ambulans milik RSUD dr Soebandi Jember itu, baru saja memakamkan jenazah, dengan dikawal tiga kendaraan roda empat milik Polres Jember.

Empat kendaraan tersebut ditabrak oleh sebuah mobil Toyota Kijang Innova pada Kamis, 6 Agustus 2020, sekitar pukul 02.25 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di jalan lintas provinsi yang ada di Jalan Brawijaya, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember. Dugaan sementara, pengemudi mobil Toyota Kijang Innova sedang dalam pengaruh alkohol.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan saksi-saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dugaan sementara, pengendara mobil Kijang Innova dalam keadaan mabuk sehingga melaju dengan kencang dan zig-zag. Akibatnya, mobil oleng ke kanan dan meyebabkan kecelakaan,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jember, AKP Mohamad Ardi Wibowo, saat dikonfirmasi, Kamis 6 Agustus 2020.

Toyota Kijang Innova warna abu – abu metalik dengan nomor polisi P-1821-GI itu dikemudikan oleh HRK, warga Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi. Tiga kendaraan dinas polisi tersebut terdiri dari truk dinas Polres Jember; mobil patroli Tim Alap – Alap Satuan Bhayangkara; dan mobil dinas Satuan Intelkam.

Truk yang biasanya digunakan mengangkut personel polisi itu bahkan sampai terguling akibat kecelakaan. “Saat itu, rombongan mobil dinas Polres Jember dan ambulans baru saja melakukan tugas pengawalan terhadap jenazah pasien dari RSD dr. Soebandi Jember yang harus dimakamkan secara protokol COVID-19 di Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru,” papar perwira asal Bandung ini.

Akibat peristiwa ini, lima orang menjadi korban luka ringan. Mereka adalah tiga perseonel Polres Jember, satu orang sopir ambulan, serta satu pengemudi mobil Innova.
“Saat ini, seluruh korban sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Kaliwates, karena sejumlah luka memar, patah tulang, dan lainnya,”  pungkas Ardi.

Bangkai kendaraan Innova dan ambulans yang rusak berat sementara di evakuasi ke tepi jalan. Adapun 3 mobil lainnya bisa dikendarai lagi dan diparkir ke tempat yang lebih aman

2 COMMENTS

  1. jika lelah & ngantuk maka beristirahatlah di tempat yg aman & nyaman
    tapi jika mengendarai, apalagi pegang kendali kendaraan, kenapa saat mabuk?
    kenapa juga mabuk?

  2. hati2 untuk kita semua di mana pun
    meskipun kita sudah hati2, masih ada orang lain yg tidak selaras dg kita
    semoga yg cedera segera pulih & beraktivitas normal kembali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here