Mulan sampai The Lion King, 5 Film Live Action Ini Dianggap Mengecewakan

Halodunia.net – Sederet animasi telah diadaptasi ke film live action. Tapi, versi terbaru itu justru dianggap mengecewakan sampai mendapat rating rendah.

Baik dari segi alur cerita, makeup, sampai pemilihan kostum di film-film tersebut dinilai enggak memuaskan. Padahal, sudah dinantikan para penggemar yang penasaran.

Salah satunya adalah Mulan yang belakangan ini lagi ramai dibicarakan. Kira-kira kenapa, ya? Ada enggak, sih, film live action lain yang juga dianggap begitu? Simak selengkapnya di bawah ini, yuk!

Mulan (2020)

Film live action ini tayang perdana pada 4 September lalu. Sejak dirilis, Mulan ramai dibicarakan di media sosial karena dinilai cukup mengecewakan.

Beberapa komentar datang, salah satunya dari akun Twitter @suppitweets. Ia membahas jalan cerita yang terlalu sederhana sampai makeup dan kostum yang dinilai kurang sesuai.

Akun @tubbirfess juga menyebut versi terbaru ini terlalu memaksakan bisa ditonton semua umur, dan justru membosankan buat anak-anak serta enggak sesuai bagi orang dewasa.

Menurut situs Rotten Tomatoes, Mulan meraih rating rata-rata 6.96/10. Sementara dalam situs Metacritic, film ini memperoleh skor 68 dari 100.

Mulan bercerita tentang petualangan seorang perempuan bernama Hua Mulan (Yifei Liu).

Ia ingin menggantikan ayahnya yang sakit, saat kaisar memutuskan tiap laki-laki di sebuah keluarga harus mengabdi menjadi pasukan kerajaan. Tapi karena Mulan adalah seorang perempuan, ia akhirnya menyamar sebagai laki-laki bernama Hua Jun.

Live action ini disutradarai oleh Niki Caro dan diadaptasi dari film animasi berjudul sama yang dirilis pada 1998.

The Lion King (2019)

Banyak orang merasa cukup puas dengan kehadiran film live action ini. Namun, hal ini enggak disetujui oleh Elton John yang menjadi produser lagu di The Lion King versi animasi.

Di versi terbaru ini, ia kembali mengambil peran yang sama. Tapi, menurutnya film tersebut mengacaukan musik di dalamnya dan kurang memberikan dampak secara komersial.

Musisi 72 tahun tersebut menyebutkan proses pembuatan soundtrack The Lion King enggak sama seperti zamannya dulu. Ia enggak disambut dan diperlakukan dengan tingkat penghormatan yang sama. Hal ini yang membuat Elton John sedih.

Sementara, penilaian dari situs Rotten Tomatoes untuk film ini menunjukkan rating rata-rata yaitu 5.89/10. Sementara, dari situs Metacritic, The Lion King memperoleh skor 55 dari 100.

The Lion King (2019) diadaptasi dari versi animasi yang rilis pada 1994. Kisahnya dimulai dari seorang anak singa bernama Simba yang mengidolakan ayahnya, raja Mufasa. Ia pun menyadari takdirnya untuk menjadi raja suatu hari nanti.

Namun, pamannya, Scar, punya rencana lain dan mengkhianati keluarganya sampai membuat Simba mengasingkan diri.

Alice in Wonderland (2010)

Film live action yang disutradarai oleh Tim Burton ini hanya memperoleh rating 53 dari 100 berdasarkan 38 reviewsdi Metacritic.

Terlepas dari visual dan audio yang apik. Alice in Wonderland (2010) kurang menonjolkan karakter Alice yang diperankan Mia Wasikowska. Bintang utama itu juga dianggap enggak punya tujuan apa pun dalam cerita.

Kisahnya sendiri terinspirasi dari film animasi pada 1951, tentang seorang cewek bernama Alice Kingsleigh yang mengunjungi dunia ajaib bernama Underland.

Namun, ia tidak mengingat lagi tempat itu setelah menginjak usia remaja kecuali dalam mimpi. Saat lagi pesta kebun, Alice melihat kelinci putih yang masuk ke dalam lubang.

Ia mengikutinya dan kembali masuk ke Underland. Di sana, Alice menyadari dia ditakdirkan untuk mengakhiri pemerintahan Red Queen yang jahat, dan memulai petualangannya.

Dumbo (2019)

Berdasarkan situs Rotten Tomatoes, Dumbo hanya mendapat rating rata-rata yaitu 5,52/10. Di sisi lain, Peter Bradshaw dari The Guardian juga cuma memberi nilai satu dari lima bintang.

Ia mengatakan kalau film ini cukup membosankan dan terlalu rumit dari film aslinya yang sudah rilis pada 1941. Live action Dumbo dianggap seperti kehilangan arah karena enggak memasukkan momen-momen penting dengan tepat.

Live action Dumbo juga disutradarai oleh Tim Burton dan diadaptasi dari versi animasi yang rilis pada 1941.

Ceritanya tentang mantan pemain sirkus bernama Holt Farrier yang harus mengamputasi tangannya setelah kembali dari perang dunia. Pemilik sirkus merekrut Holt melatih Dumbo, seekor gajah yang baru lahir dengan telinga yang sangat lebar.

Lady and the Tramp (2019)

Lady and the Tramp cukup banyak mendapatkan kesan baik dari penonton. Namun, film yang disutradarai oleh Charlie Bean ini hanya mendapatkan rating 48 dari 100 berdasarkan 13 kritik di Metacritic.

Salah satu kritik disampaikan Michael Phillips dari Chicago Tribune yang menilai naskahnya menumpuk menjadi terlalu berat.

Film live action ini diadaptasi dari versi animasi yang rilis pada 1955 dengan judul sama. Kisahnya tentang petualangan dua ekor anjing, yakni jenis Cocker Spaniel bernama Lady dan Schnauzer bernama Tramp.

Laporan: Alexa Birgitta

Gim Resident Evil 8 Versi KW Muncul di Steam

Halodunia – Pada Juni 2020, Capcom mengumumkan akan meluncurkan seri ke-8 dalam gim survival horor mereka, yakni Resident Evil.

Berjudul Resident Evil 8 atau Resident Evil: Village, gim baru milik Capcom ini dipastikan akan meluncur ke PS5, Xbox Series X, dan PC Windows pada 2021.

Walau masih belum tersedia di pasaran, sebuah gim tiruan atau bajakan Resident Evil: Village ini muncul di Steam untuk menjaring gamer yang ‘ngebet’ main gim baru milik Capcom tersebut.

Dilansir Gamerant, Jumat (4/9/2020), gim tiruan yang dibuat oleh Forest Games dan muncul di Steam ini berjudul Biohazard Village.

Bagi yang belum tahu, Capcom menyebut Resident Evil sebagai Biohazard di negara asalnya Jepang.

Serupa Tapi Tak Sama

Faktanya, gim horor yang dirilis tahun depan itu diberi judul Biohazard: Village juga di luar jepang. Hal ini berdasarkan situs web gim perusahaan.

Karena memakai judul yang sama, bukan hal yang tak mungkin pengembang asal Jepang itu akan mengambil tindakan hukum terhadap pengembang Forest Games.

Forest Games sendiri mendeskripsikan, Biohazard Village miliknya sebagai gim third-person shooter (TPS) di mana gamer akan berperan sebagai gadis yang bertarung melawan zombie di sebuah kota.

Langsung Dihapus

Lebih lanjut, gim tiruan Biohazard Village ini muncul di platform gim digital Steam pada 2 September 2020.

Pada hari yang sama, gim tersebut langsung hilang dari Steam.

Dengan judul dan alur cerita yang mirip, wajar bilamana gim tersebut langsung dihapus dari platform digital milik Valve tersebut.

Informasi, Resident Evil 8 atau Resident Evil: Village saat ini masih dalam proses pengembangan tim Capcom.

(Ysl/Why)

Wow !! Film Satria Dewa Gatotkaca Curi Perhatian Media Internasional

Halodunia – Di tengah mati surinya dunia perfilman Indonesia akibat pandemi covid-19, kabar baik hadir melalui film Satria Dewa Gatotkaca. Setelah beberapa waktu lalu secara resmi merilis video teaser berdurasi 6 menit, film ini bukan hanya menarik perhatian media masyarakat Indonesia. Media internasional Variety.com pun tertarik dengan membuat artikel tentang film ini.

Mendapatkan perhatian dari media luar negeri, Eksekutif Produser Satria Dewa Studio Rene Ishak mengaku bahagia “Sebagai warga bangsa Indonesia, tidak ada yang lebih membahagiakan saya melihat Pahlawan Indonesia diterima di panggung Internasional dan membawa kebanggaan bagi bangsa. Kami berharap dengan daya tarik cerita, karakter, dan jagad Satria Dewa pahlawan kita, tidak hanya akan menarik penonton Indonesia tetapi juga penonton internasional,” ungkapnya.

Dalam artikel berjudul “Indonesian Film Franchise ‘Satria Dewa’ Begins Shooting Under Strict Protocols” di Variety.com mengangkat proses syuting film Satria Dewa Gatotkaca di tengah pandemi ini berlangsung. Selain itu, Variety.com juga mengungkap besarnya biaya yang dihabiskan untuk produksi film garapan Hanung Bramantyo ini.

Rene Ishak kepada variety.com mengungkapkan, untuk film Indonesia, film Satria Dewa Gatotkaca memiliki biaya produksi dan marketing yang sangat besar hingga US$ 5 juta. Film ini juga diperankan oleh Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman, yang sudah bermain di film Hollywood, John Wick 3 dan Star Wars: Episode VII – The Force Awakens. selain itu, aktor muda berbakat, Rizky Nazar terpilih menjadi pemeran utama dalam film Satria Dewa Gatotkaca. (OL-12)

Jay-Z dan Will Smith Bakalan Bikin Serial TV Anti-Rasisme

Halodunia – Serial garapan penyanyi rap Jay-Z dan aktor Will Smith akhirnya mendapatkan tempat tayang. Stasiun televisi ABS siap menayangkan mini seri mengisahkan tentang anti-rasisme tersebut.

Menurut bos stasiun televisi ABC Karey Burke, mini seri bertajuk Women of the Movementtersebut akan memperlihatkan kesedihan sekaligus kekejaman yang terjadi di era silam. Termasuk rasa cinta seorang ibu kepada anaknya.

“Kami terhormat dapat membawa kisah mereka ke ABC yang didukung tim produksi terbaik,” kata Karey, dikutip dari laman Deadline.

Women of the Movement akan bercerita tentang seorang ibu bernama Mamie Till Mobley. Seorang pelopor hak-hak sipil yang memperjuangkan kematian putranya Emmett Till.

Emmett dibunuh dua pria kulit putih setelah dituding mengganggu seorang perempuan kulit putih. Pembunuhan itu terjadi di Mississippi, Amerika Serikat pada 1955.

Kematiannya Emmett memicu gerakan untuk memperjuangkan hak-hak sipil modern, yang mencapai puncaknya di Washington pada Maret 1963. Kemudian membuahkan Undang-Undang Hak Suara dan Undang-Undang Hak Sipil pada tahun 1965.

Jay-Z dan Will Smith telah mengembangkan Women of the Movement selama bertahun-tahun. Pada awalnya, mini seri ini mendapatkan tempat tayang di HBO tetapi terkini mendapat izin bos stasiun televisi ABC.

Episode pertama Women of the Movement akan digarap sutradara Gina Prince-Bythewood. Sementara Jay-Z dan Will Smith yang bertindak sebagai produser merencanakan penayangan mini seri ini pada tahun 2021.

7 Film yang Dibuat Saat Chadwick Boseman Menderita Kanker

Halodunia – Dunia hiburan baru saja mendapatkan berita duka dari Chadwick Boseman yang meninggal karena menderita kanker usus besar sejak 4 tahun lalu. Boseman menyembunyikan hal tersebut karena ingin perjuangannya dirahasiakan dari dunia.

Selama 4 tahun dalam pengobatan, Boseman telah melakukan syuting sebanyak 7 film, mulai dari Black Panther hingga Da 5 Bloods karya Spike Lee.

Wajar jika tidak ada yang curiga Boseman menderita kanker, karena hampir semua filmnya membutuhkan kebutuhan fisik yang besar.

Berikut 7 film yang dibuat saat Chadwick Boseman menderita kanker:

Marshall (2017)

Setelah sukses bermain pada film biopik James Brown berjudul Get On Up, Boseman juga membintangi film Marshall, film biopik Thurgood Marshall. Disutradarai oleh Reginald Hudlin, film ini berfokus kepada kasus penting pada awal kariernya Marshall, yaitu State of Connecticut vs. Joseph Spell.

Kasus tersebut merupakan seorang pria berkulit hitam disalah duga melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan berkulit putih yang kaya. Di sana Marshall berusaha keras berjuang untuk membuktikan Joseph Spell tidak bersalah.

Black Panther (2018)

Film superhero MCU berkulit hitam pertama yang memiliki film standalone. Berkat Boseman dan sutradara Ryan Coogler, Black Panther tidak hanya sukses secara Box Office, tapi juga berhasil meraih beberapa penghargaan.

Setelah diperkenalkan pertama kali pada Civil War, Black Panther kembali muncul lewat film standalone-nya sendiri. Black Panther menjadi salah satu film MCU terbaik dan paling berhasil dalam memberikan empowerement terhadap orang-orang berkulit hitam.

Avengers: Infinity War (2018) dan Avengers: Endgame (2019)

Kedua film hasil kulminasi puluhan film MCU ini melakukan proses syutingnya secara bersamaan. Boseman kembali memerankan Black Panther pada kedua film ini untuk melawan Thanos dan pasukannya.

Pada Infinity War, punya momen ikonik saat memimpin perang di Wakanda, yang mana kemudian ia juga yang muncul pertama kali pada saat semua superhero berkumpul di Endgame saat menghadapi Thanos.

21 Bridges (2019)

Sembari menunggu Black Panther 2, Boseman mengambil film 21 Bridges yang mana ia bersanding dengan Sienna Miller, J.K. Simmons, dan Taylor Kitsch.

Proyek film ini juga hasil dari perannya di MCU, karena produser dari film ini merupakan sutradara dari Infinity War dan Endgame. Russo Brother mengajak Boseman untuk dapat membintangi film mereka yang diproduksi lewat rumah produksi independen yang mereka bangun sendiri.

Da 5 Bloods (2020)

Seiring COVID-19 menjadi pandemi global pada awal tahun 2020 dan memaksa bisnis bioskop untuk ditutup. Spike Lee merilis Da 5 Bloods untuk menemani orang-orang dapat tetap di rumah.

Meskipun peran Boseman di sini tidak terlalu besar, tapi perannya di sini sangat penting sebagai plot devices dari film ini. Ia berperan sebagai salah satu anggota perang yang gugur pada Perang Vietnam.

Ma Rainey’s Black Bottom (2020)

Film ini akan menjadi film terakhir dari Boseman yang akan dirilis. Seharusnya film ini sudah dirilis pada 31 Agustus lalu, namun pihak Netflix terpaksa menundanya karena masih berduka atas meninggalnya sang aktor utama.

Ma Rainey’s Black Bottom adalah film drama yang mengadaptasi dari karya August Wilson. Selain itu, Boseman akan berperan bersama Viola Davis dan Colman Domingo.

Disney Harus Lanjutkan “Black Panther” Tanpa Chadwick Boseman

Halodunia – Bintang “Black Panther”, Chadwick Boseman telah berjuang melawan kanker usus besar selama lebih dari empat tahun tanpa sepengetahuan siapa pun di studio, dan secara tiba-tiba kondisinya memburuk.

Melansir lamar The Hollywood Reporter, Kamis (3/9/2020), seorang sumber yang dekat dekat Boseman mengatakan bahwa aktor berusia 43 tahun itu sangat kurus dalam beberapa bulan terakhir.

Ia berusaha mengalahkan kanker dan akan mendapatkan lagi berat badannya untuk sekuel “Black Panther” yang dijadwalkan untuk mulai pada bulan Maret.

Sang aktor bahkan bersiap untuk film baru yang dimulai pada bulan September.

Kini pihak studio harus berhadapan dengan kesedihan dan fakta bahwa mereka kehilangan orang yang dicintai, aktor yang dicintai dan dihormati di dalam dan di luar layar. Sambil harus menghadapi realitas ekonomi untuk terus maju dengan franchise bernilai miliaran dolar tanpa bintang utamanya.

Sebuah sumber mengatakan tidak seorang pun yang terlibat dengan Black Panther menyadarinya kondisinya dan itu adalah keinginan Boseman untuk merahasiakan pertempurannya dengan kanker.

Dalam setiap kasus, studio biasanya akan menemukan cara untuk terus maju dengan semua franchise penting sambil juga menghormati aktor favorit dan dicintai penggemar.

Namun ini menjadi satu tantangan untuk Disney mengingat Boseman adalah bintang ikonik dari Black Panther.

Sebagian besar pengamat setuju bahwa Disney memiliki beberapa opsi. Salah satunya adalah menggantikan Boseman, tapi ini dapat menimbulkan kemarahan penggemar dan menyebabkan perbandingan yang tak terelakkan di antara para aktor.

Pilihan kedua, yang mungkin lebih bisa dipertahankan, adalah menjadikan saudara perempuan T’Challa, Shuri (Letitia Wright) sebagai Black Panther yang baru.

Skenario itu juga sejalan dengan peristiwa yang digambarkan dalam salah satu seri buku komik yang menjadi dasar film tersebut.

Apapun pilihan yang diambil Disney, kehilangan Boseman dari franchise jelas hal yang diluar perkiraan semua orang dan menggantikan sosoknya jelas menimbulkan perbandingan tak terelakkan.

“Mulan” Akan Tersedia Gratis Loh Untuk Semua Pelanggan Disney Plus di Bulan Desember

Halodunia – Untuk dapat menyaksikan film live-action “Mulan” yang tayang pada 4 September mendatang, pelanggan Disney Plus harus membayar sekitar 30 dolar.

Namun perusahaan ini telah mengumumkan akan menayangkan “Mulan” secara gratis untuk semua pelanggannya tanpa biaya tambahan pada 4 Desember 2020, seperti yang dilaporkan The Verge, Kamis (3/9/2020).

Penawaran “Mulan” Premier Access sendiri akan tersedia hingga 2 November.

Setelah itu mulai 4 Desember 2020 “Mulan” akan tersedia untuk semua pelanggan Disney Plus tanpa ada biaya tambahan.

Hanya dalam waktu tiga bulan antara rilis awal film dan saat tersedia untuk pelanggan umum, Mulan mungkin jadi salah satu film dengan jeda waktu terpendek dalam sejarah Disney.

Biasanya dibutuhkan waktu berbulan-bulan sebelum sebuah film berpindah dari rilis teatrikal ke Disney Plus.

Namun tampaknya kini banyak hal yang berubah karena Disney telah belajar untuk beradaptasi dengan situasi sekarang ini.

Disney berharap, “Mulan” akan mendatangkan pelanggan meski tidak mungkin untuk menghasilkan jenis pendapatan yang sama dengan film saat rilis bioskop secara penuh.

Dengan meminta orang-orang membelanjakan $ 30 untuk sebuah film, dan memastikan mereka hanya dapat menyimpannya saat berlangganan Disney Plus. Perusahaan ini mencoba mengurangi jumlah orang yang membatalkan langganan mereka. Bagi Disney, Mulan mungkin akan menjadi kelinci percobaan.

Film “Mulan” yang disutradarai oleh Niki Caro merupakan live-action dari fitur animasi Disney tahun 1998. “Mulan” mengikuti kisah seorang pejuang muda di Tiongkok yang menyamar sebagai seorang pria untuk menyelamatkan ayahnya.

Mau Tahu Cara Nonton Film di Netflix Tanpa Pakai Akun ?

Halodunia – Jika sebelumnya pengguna dapat mendaftar untuk uji coba gratis untuk menonton konten di Netflix, kini menonton film atau acara TV di Netflix dapat dilakukan tanpa harus membuat akun. Hal ini dibuat agar pengguna bisa lebih muda untuk mencoba platform streaming ini.

Dilansir dari GSM Arena, Rabu, 2 September 2020, kini pengguna Netflix dapat menonton film dan acara TV favorit tanpa harus membuat akun terlebih dahulu. Caranya cukup kunjungi halaman Netflix menggunakan browser desktop atau di ponsel Android, untuk iOS tidak didukung karena ada beberapa alasan.

Namun perlu diperhatikan bahwa menonton gratis tanpa akun ini hanya berlaku untuk episode pertama acara TV yang ditonton. Jadi jika tertarik untuk menonton episode selanjutnya, maka pengguna harus membuat akun terlebih dahulu. Selain itu, nonton gratis tanpa akun ini juga tidak dapat digunakan melalui aplikasi Netflix di ponsel atau smart TV,hanya bisa melalui browser.

Berikut adalah acara TV dan film yang dapat anda saksikan di Netflix secara gratis tanpa harus membuat akun.

Acara TV

  • Stranger Things
  • Elite
  • Boss Baby
  • When They See Us
  • Love is Blind
  • Our Planet
  • Grace and Frankie

Film

  • Murder Mystery
  • Bird Box
  • The Two Popes.

line today

5 Fakta Menarik Ramses II, Firaun yang Konon Tenggelam di Laut Merah pada Era Nabi Musa

Selama ini kita semua telah mendengar tentang mujizat Nabi Musa yang mampu membelah Laut merah. Dari peristiwa ini, Firaun yang berkuasa saat itu akhirnya tewas terperangkap di dalam air laut yang akhirnya menutup kembali setelah Nabi Musa dan Bani Israil sampai di seberang.

Sekarang pertanyaannya adalah: siapa Firaun yang ada pada zaman nabi Musa? Siapa Firaun yang disebutkan dalam Alquran dan dikenal sangat kejam itu. Selama ini kita hanya mengenal Firaun sebagai penguasa Mesir kuno saja. Padahal Firaun yang menguasai dataran Mesir kuno ada lebih dari 100 orang.

Dari berbagai Firaun yang ada di Mesir, Ramses II dikatakan sebagai Firaun yang paling tepat. Dialah orang yang berkuasa saat Nabi Musa hidup dan akhirnya mati dengan mengenaskan. Berikut lima fakta menarik dari Ramses II selengkapnya.

1. Firaun Terkuat Dalam Sejarah Mesir Kuno

Ramses II adalah Firaun ke-3 dari dinasti ke-19 yang memerintah selama 66 tahun mulai dari 1279-1213 SM. Selama memerintah Mesir di masa lalu, Ramses II dikenal sangat keji. Bahkan dia bisa melakukan apa saja termasuk memperbudak bangsa Bani Israil dengan cara yang sangat mengerikan.

Sejarawan meyakini bahwa Ramses II adalah Firaun yang disebutkan dalam Alquran. Perangainya yang sangat buruk terutama pada kalangan baik dianggap sudah sesuai dengan deskripsi dari kitab suci. Sayangnya, bukti-bukti otentik tentang kebenaran ini masih simpang siur. Saat ini mayat dari Ramses II dipajang di Museum Kairo.

 

2. Kerap Melakukan Perang dan Invasi

Selama menduduki tahta sebagai Firaun, Ramses II sudah banyak sekali melakukan penyerangan dan invasi. Setidaknya selama 66 tahun, dia telah melakukan delapan aksi mengerikan ini. Penyerangan pertama dilakukan di daerah Suriah. Dia melawan Pangeran dari Canaanite dan menjadikannya sebagai tahanan.

Perang yang terjadi di Suriah kembali terjadi hingga total empat kali. Ramses II berhasil melakukan penetrasi pasukan besar-besaran hingga penguasa di Suriah tak bisa apa-apa. Setelah menyerang di Suriah, Ramses II juga menyerang di kawasan sekitar Sungai Nil dan kerap disebut dengan Nubia. Selanjutnya invasi berlanjut hingga ke Libya yang jaraknya 300 kilometer.

 

3. Kepercayaan di Era Ramses II

Dibandingkan dengan Firaun yang lain, Ramses II memerintah dalam jangka waktu yang lama. Untuk lebih dikenal dan dihargai oleh masyarakat, Ramses mengadakan sebuah tradisi bernama Festival Sed. Festival ini dilakukan untuk mengubah seorang Firaun menjadi dewa atau pun Tuhan. Syarat utama dari seorang Firaun dianggap sebagai Tuhan adalah harus memerintah lebih dari 30 tahun.

Berdasarkan mumi Ramses II yang telah ditemukan, para arkeolog menduga bahwa Ramses II meyakini Tuhan bernama Seth. Dewa yang diyakini oleh Firaun ini dikenal sebagai dewa yang mengatur angin, kehancuran, badai, dan padang pasir. Selain Seth, pada masa Ramses II juga telah menyembah Ra, Amen, dan Ptah.

 

4. Membangun Banyak Banguan dan Monumen

Dengan memimpin Mesir kuno selama 66 tahun lamanya, Ramses II telah mengembangkan dinastinya dengan sangat hebat. Dia mengembangkan bidang pertahanan dengan melatih banyak pasukan untuk menyerang. Dia juga mengembangkan pertanian dengan memperbanyak budak. Selanjutnya dia juga banyak sekali mendirikan bangunan yang besar dan sebagian bisa ditemui hingga sekarang.

Beberapa bangunan yang dibangun oleh Ramses II adalah Pi-Ramesses yang merupakan kompleks bangunan kerajaan. Selanjutnya ada Ramesseum yang merupakan kuil raksasa yang berisi banyak sekali ruangan untuk berkumpul. Selanjutnya ada juga beberapa kuburan-kuburan dari para pendahulu dari Ramses II.

 

5. Mumi dari Ramses II

Dalam kepercayaan umat Islam, Firaun meninggal dunia setelah terjebak di Laut Merah. Namun, ada yang menyebut jika jenazahnya tidak lenyap dan berhasil diselamatkan. Ramses II yang diyakini menjadi Firaun era Nabi Musa berada di kuburan KV7 dan ditemukan di Valley of the Kings.

Mumi dari Ramses II memiliki tinggi sekitar 1,7 meter. Seluruh anggota tubuh dari mumi masih utuh hingga bisa dilihat rambut, hidung, janggut dan bagian tubuh lainnya. Saat ini mumi dari Ramses II disimpian di Museum Kairo setelah sebelumnya berada di Paris.

 

Inilah lima fakta menarik dari Ramses II yang konon merupakan Firaun yang disebutkan dalam kitab suci Alquran. Oh ya, menurut Anda Firaun yang tenggelam di Laut Merah itu Ramses II atau yang lain,.

Wonder Woman 1984 Rilis Poster Film Bernuansa Neon MUSIC & MOVIE

Sutradara Patty Jenkins telah membagikan poster terbaru untuk film Wonder Woman 1984, dan mengonfirmasi bahwa trailer baru untuk film ini akan debut di DC FanDome pada Minggu (23/8).

Sekuel hit tahun 2017 yang telah lama ditunggu-tunggu ini akan menampilkan Gal Gadot dan Chris Pine mengulangi peran mereka sebagai Wonder Woman dan Steve Trevor.

Bergabung dengan mereka adalah Pedro Pascal dan Kristen Wiig, yang akan berperan sebagai penjahat Max Lord dan Cheetah.

Seperti judulnya, film ini mengambil latar pada pertengahan 1980-an dan menghadirkan versi karakter yang berbeda dari yang terlihat baik di Wonder Woman maupun Batman V Superman: Dawn of Justice serta Justice League.

Film yang semula seharusnya tayang di bioskop pada Juni tetapi ditunda dua kali karena pandemi virus korona, akhirnya ditetapkan pada tanggal rilisnya pada 2 Oktober.

Alhasil, film tersebut kini menjadi salah satu panel utama di DC FanDome akhir pekan ini.

Poster bergaya retro baru itu disertai dengan keterangan yang mengonfirmasi bahwa trailer baru tersebut akan dirilis di DC FanDome besok.

Poster menampilkan Wonder Woman dengan kostum lengkap terbang ke atas di atas tulisan neon untuk judul film tersebut. Poster tersebut juga mengonfirmasi bahwa Wonder Woman 1984 akan debut di bioskop.

Poster baru ini memperkuat fakta bahwa Jenkins dan tim kreatifnya telah memilih untuk membasahi film ini dengan warna-warna neon khas dekade 1980-an.

Mengingat sudah ada beberapa teaser dan trailer resmi berdurasi panjang yang dirilis, para penggemar berharap bisa melihat sekilas sosok Cheetah yang diperankan oleh Wiig. Di trailer sebelumnya, dia hanya terlihat sebagai Barbara Minerva, dengan tampilan terbaik kostumnya terlihat dalam bentuk mainan yang dijual di Walmart.

Selain Cheetah, tokoh lawan Wonder Woman yaitu Max Lord, juga menarik perhatian. Dikutip dari Forbes, Sabtu, tokoh ini digambarkan sebagai seorang miliarder yang sangat tidak bertanggung jawab, korup, dan identik dengan keegoisan serta keserakahan.